Kamis, 02 Maret 2017

Mass Public Transportation (KRL Commuter Line)

Transportasi paling hemat dan banyak digandrungi masyarakat Indonesia khususnya Jabodetabek adalah Kereta Api. KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter line, adalah anak dari PT. Kereta Indonesia yang mengelola KA Jabodetabek. Murahnya harga tiket yang ditawarkan dan waktu perjalanan yang singkat membuat masyarakat Jabodetabek lebih memilih transportasi ini dibandingkan transportasi lainnya.






Harga tiket yang ditawarkan untuk 1 kali perjalanan berkisar antara Rp 4.000,- sampai Rp 5.000,-. Perbedaan harga tiket ditentukan dari berapa kali transit (berpindah kereta). Saya sendiri adalah pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek yang berangkat dari stasiun Bekasi hingga stasiun Palmerah. Harga yang Penulis bayar per perjalanan yaitu Rp 4.000,-. Waktu yang saya perlukan untuk mencapai stasiun Palmerah atau pun sebaliknya kurang lebih 2 jam perjalanan. Tergolong murah dan cepat untuk ukuran transportasi yang melintas antara Bekasi hingga Jakarta Barat.

Rute yang disediakan cukup dipahami. Mungkin untuk pengguna KRL Commuter Line pertama, akan cukup membingungkan. Namun ketika sudah berulang kali menggunakan jasa Commuter Line pasti akan mudah memahami dan mengingat rutenya. Dibawah ini adalah rute KRL Commuter Line Jabodetabek





Oke memang cukup ruwet jika dilihat secara sekilas. Tapi sebenarnya jika dilihat baik-baik, rutenya tidak terlalu memusingkan. Misalnya saja kita lihat dari yang paling mudah terlebih dahulu, Anda berangkat dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Jakarta Kota. Anda cukup naik 1 kali saja menuju Jakarta Kota, karena terdapat kereta dari Bekasi menuju Jakarta Kota. Warna jalur yang digunakan adalah biru muda.

Kita beralih ke jalur yang berbeda . Misalnya Anda berangkat dari stasiun Bekasi ke stasiun Pasar Senen. Tentunya Anda akan kesulitan mencari dimana letak Pasar Senen pada peta KRL. Tenang saja, jika Anda jeli dan sabar membaca petanya pasti Anda bisa. Pasar Senen berada di atas atau setelah stasiun Gang Sentiong. Yang harus Anda lakukan adalah dari stasiun Bekasi, Anda naik kereta ke arah Jakarta Kota, kemudian turun di stasiun Jatinegara. Mengapa turun? Karena Anda akan berganti kereta dan berganti jalur ke arah tujuan Anda yaitu Pasar Senen. Kereta jurusan Jakarta Kota tidak akan melewati stasiun Pasar Senen. Setelah Anda turun, maka Anda langsung naik kereta ke arah Kampung Bandan, Duri, atau Bogor. Ketiga stasiun yang sudah saya sebutkan sama-sama memiliki rute yang sama, namun berbeda pada stasiun akhirnya saja.

Kita beralih pada perpindahan 2 kali jalur kereta. Ini tidak sesulit yang kalian bayangkan, hanya saja Anda butuh fokus yang ekstra. Misalnya Anda berangkat dari stasiun Tangerang menuju stasiun Bekasi. Pertama Anda akan naik tujuan kereta satu-satunya yaitu Tanah Abang dengan warna jalur coklat pada peta. Tanah Abang ini merupakan stasiun tujuan akhir Anda. Setelah turun di Tanah Abang, Anda akan naik kereta ke arah Manggarai atau Bogor, kemudian Anda turun di Manggarai. Warna jalur yang Anda lihat adalah warna orange. Setelah dari Manggarai maka Anda akan naik kereta ke arah Bekasi. Warna jalur yang Anda lihat adalah biru. Setelah itu Anda akan sampai dan turun di Stasiun Bekasi. Cukup mudah dipahami jika Anda selalu menggunakan transportasi ini.

PT. KAI Commuter Jabodetabek hadir sebagai solusi atas kompleksnya transportasi di daerah perkotaan saat ini. Untuk itu diharapkan masyarakat Jabodetabek dapat menggunakan fasilitas transportasi ini sehingga terdapat pengurangan kepadatan transportasi di daerah perkotaan.

18 komentar:

  1. Artikelnya informatif, gimana kalo ditambahin info2 soal cara beli tiketnya, kan kadang banyak yang masi bingung juga kalo beli tiket di stasiunnya. Terus info2 ttg jadwal kereta juga boleh ditambahin dikit, biar pada tau kira2 keretanya biasa dateng jam berapa. Oh iya sama aturan2 di stasiun sama dalem keretanya juga dibahas dikit dong biar pada ngeh sama aturannya. Makasih :)

    BalasHapus
  2. Artikelnya menarik, tapi saran saya cukup ditambahkan dokumentasi agar lebih jelas dan mudah dimengerti lagi sebab kurangnya dokumentasi bisa membuat kesalahpahaman pembaca, tapi sangat informatif. terima kasih.

    BalasHapus
  3. Wahhh ..
    pas banget ni lagi butuh info tentang kereta ..
    makasih ya infonya ..

    BalasHapus
  4. Menarik kak, menurut saya isi blog ini sangat membantu tolong di pertahankan ya kak Terima kasih

    BalasHapus
  5. Thank you informasinya! Sangat bermanfaat!

    BalasHapus
  6. Thankyou for the information!

    BalasHapus
  7. Informatif banget semua post nya, membantu saya banget yang belum pernah naik kereta sendiri, biasanya naik sama temen tinggal ikutin temen aja terima beres, tp setelah liat ini jadi pengen coba naik sendirian, thankyou informasinya!

    BalasHapus
  8. Thanks for the info, berguna bgt buat yg udh lama ga di Jkt wkwkwk

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Agak ribet baca petanya but worth to try

    BalasHapus
  11. Informatif untuk kalangan masyarakat pengguna KRL..tengkyu

    BalasHapus
  12. Aku suka naik kereta loh pulang ke Bogor kak

    BalasHapus
  13. Thanks for info. Sangat berguna bagi krl user 😁

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Artikel ini sangat informatif terutama untuk mereka yang belum pernah mencoba menggunakan Commuter Line

    BalasHapus