Hello everyone! Melanjutkan post minggu lalu mengenai sejarah singkat KRL, kali ini akan lebih dibahas mengenai gimana sih cara menggunakan KRL as public transportation? Kita akan sama-sama membahas mulai dari mengetahui jadwal kedatangan KRL, cara membeli tiketnya, dan jalur mana saja yang digunakan untuk tujuan tertentu.
Pertama, Anda harus tau jadwal keberangkatan kereta dari stasiun tempat Anda berangkat. Jadwal kedatangan kereta dapat dilihat pada situs resmi KRL di www.krl.co.id. Semuanya sudah lengkap disana dimulai dari jadwal keberangkatan, rute kereta, info-info penting dari KRL. Setelah itu Anda cukup datang minimal 30 menit sebelum kereta datang, karena biasanya sudah banyak antrian pengguna lainnya yang menunggu dan berbaris. Terutama di jam-jam tertentu seperti jam pergi ke kantor (05.00-09.00 WIB) dan jam pulang kantor (16.00-20.00 WIB). Namun perlu diingat bahwa beberapa kali kedatangan kereta tidak sesuai dengan jadwal yang sudah tertera di website. Anda tetap harus datang tepat waktu agar dapat masuk ke dalam KRL. Seperti pepatah mengatakan "Sedia payung sebelum hujan", begitu pula Anda harus bersiap-siap menyambut kedatangan kereta.
Sekarang bagaimana caranya mendapatkan tiket KRL? Anda cukup datang ke loket pembelian tiket KRL, kemudian menyebutkan kepada petugas yang berjaga di Loket mengenai stasiun tujuan Anda. Tiket yang akan Anda dapatkan berupa kartu. Kartu ini akan berisi stasiun tujuan akhir Anda. Jika Anda belum mempunyai kartu maka Anda harus membelinya terlebih dahulu dengan harga Rp 10.000,-. Kartu ini nantinya dapat dikembalikan dan uang Anda akan di refund (dikembalikan juga), namun jika Anda tidak ingin mengembalikannya, tidak jadi masalah selama kartu ini tidak hilang. Pembelian tiket juga dapat dilakukan di mesin tiket KRL (vending machine). Disini Anda membeli tiket dan memilih sendiri stasiun tujuan akhir Anda. Berikut adalah contoh kartu KRL yang akan Anda dapatkan
Sekarang Anda sudah memiliki tiket di tangan Anda. Langkah selanjutnya adalah masuk ke dalam kereta sesuai tujuan Anda. Usahakan untuk datang tepat waktu dan tetap menjaga keselamatan Anda saat di luar juga di dalam kereta. Kita akan bahas kembali mengenai rute perjalanan. Anggap perjalanan Anda sama dengan perjalanan saya yaitu dari stasiun Bekasi menuju Stasiun Palmerah. Kereta paling pertama sesuai website dari Bekasi menuju Jakarta Kota adalah 05:38. Artinya waktu maksimal Anda datang yaitu 05:30. Setelah itu Anda cukup menunggu kereta datang dengan berdiri di belakang garis kuning yang sudah tersedia. Jalur tempat Anda berdiri tergantung dengan informasi melalui speaker yang disampaikan oleh petugas. Bisa di jalur 2, 3 bahkan 4.
Garis kuning sebagai batas Anda berdiri. Jika Anda melebihi garis kuning, kemungkinan Anda untuk terserempet dengan kereta semakin besar. Ketika kereta datang, usahakan untuk tidak masuk terburu-buru dan tetap menjaga barang bawaan Anda.
Setelah berada pada kereta jurusan Jakarta Kota, jangan lupa untuk transit (berpindah kereta) di stasiun Manggarai. Perjalanan dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Manggarai kurang lebih 30 menit dengan melewati 7 stasiun. Jangan heran apabila Anda melihat begitu banyak masyarakat yang turun di stasiun Manggarai. Alasannya akan dijelaskan pada posting blog mendatang mengenai kepadatan KRL Commuter Line.
Tiba saatnya Anda turun dari stasiun Manggarai. Setelah itu Anda akan berpindah jalur kereta ke arah Duri atau Jatinegara. Jalur yang biasanya digunakan adalah jalur 5. Tetapi, Anda tetap harus mendengarkan instruksi dari petugas karena bisa saja kereta berpindah ke jalur yang berbeda. Biasanya karena akan ada kereta dari luar kota atau kereta arah Jakarta Kota menggunakan jalur tersebut. Ingat bahwa Anda akan transit di stasiun Tanah Abang, dan kedua tujuan kereta tersebut sama-sama akan melewati stasiun Tanah Abang. Jangan heran pula apabila begitu ramai dan sulitnya masuk ke dalam kereta jurusan ini. Anda harus bersiap tenaga melawan semua kesulitan yang ada. Jangan lupa ketika sudah di Tanah Abang, Anda harus transit pada stasiun ini.
Ketika sudah sampai di stasiun Tanah Abang, perjuangan Anda tinggal selangkah lagi. Anda berpindah jalur kereta ke arah Serpong atau Parung Panjang. Disini Anda tidak akan terlalu shock melihat jumlah masyarakat yang naik ke dalam kereta arah Serpong atau parung Panjang. Anda cukup menunggu di jalur 5 atau 6 pada stasiun Tanah Abang. Jangan lupa pula untuk turun di stasiun Palmerah yang menjadi stasiun pemberhentian pertama ketika kereta berhenti untuk menurunkan penumpangnya.
Perjuangan Anda telah selesai. Anda sudah sampai di stasiun tujuan Anda dengan selamat.
Bagaimana? Mudah kan menggunakan KRL?
Selamat mencoba :)




Tiket yang udah dibeli bisa digunakan untuk apa aja ya?
BalasHapusHai Benny :) Tiket yang sudah dibeli hanya bisa digunakan untuk tap in (stasiun berangkat) dan tap out (stasiun tujuan/stasiun akhir) kamu. Setelah itu data stasiun tujuan kamu yang ada di dalam kartu THB tadi akan terhapus. Kartu THB itu bisa kamu isi ulang kembali datanya dengan stasiun tujuan lainnya di loket pembelian tiket atau vending machine. Jadi setelah kamu melewati sistem tap in dan tap out, data di dalam kartu THB kamu otomatis terhapus. Semoga bermanfaat yaa :)
HapusWah oke deh kalo gitu, makasih infonya, ditunggu tulisan2 lain seputar KRL ya :)
Hapusartikelnya bagus, sangat informatif menambah pengetahuan saya tentang KRL di indonesia, walaupun saya belum pernah naik KRL tapi artikel ini membuat saya termotivasi untuk mencoba KRL di indonesia. terima kasih
BalasHapusHalo Dennise :) Selamat mencoba fasilitas KRL yaa.
HapusKalau tiket harian gitu saya pilih di bekasi tapi saya turunya di cakung bisa ga ya ?
BalasHapusNanti bakal hangus ga tiket saya ?
makasih ya
Hai Siska :) Kalo kamu tap out (keluar) di stasiun yang tidak sesuai dengan data dalam kartu THB-mu, maka akan dikenakan denda. Jangan sampai kena denda ya :)
HapusUntuk di lokasi sendiri apa akan ada yg membantu kita untuk mendapatkan informasi lebih mendalam kak?
BalasHapusHalo bella :) Di setiap stasiun akan ada petugas yang memberikan informasi mengenai kereta jurusan mana melalui speaker. Begitu pula di dalam kereta. Selain lewat speaker, ada petugas PKD juga yang berjaga di dalam kereta. Kamu bisa tanya lebih detail kepada pihak PKD. Selamat mencoba ya :)
HapusThank you informasinya! Sangat bermanfaat! Kalau bisa update setiap hari ya kak..
BalasHapusWah bagus banget nih informasinya, yang tadinya saya tidak ngerti mengenai KRL menjadi lebih mengerti setelah baca post ini, nice post!
BalasHapusKeren kak artikelnya, bermanfaat bgt nih!
BalasHapusInfo nya penting bgt, thx yaa
BalasHapusIni yang dicari cari, penjelasannya detail dan jelas. Makasih infonya
BalasHapusGood explanation jayyy 😚
BalasHapusKak pake flazz juga bisa loh. Aku naik kereta pake flazz bca tapi aktifin dulu
BalasHapusoh kartunya bisa di refund?? wuih
BalasHapusInfonya keren
BalasHapuswowwww...
BalasHapusDulu saya pakai tiket harian berjaminan, cuma sekarang beralih ke e-money karena lebih praktis kak hehe
BalasHapusArtikel ini menjelaskan cara menggunakan KRL secara rinci ,which is good. Jadi untuk mereka yang tertarik menggunakan KRL untuk pertama kali, artikel ini sangat membantu :)
BalasHapus