Rabu, 08 April 2015

PAUD Taman Balita Bakti Pertemuan Keempat

Shintia Wijaya, 1801375964, Rabu/8 April 2015
- PAUD Taman Balita Bakti / Jalan Sakti 1 No. 6 komplek pajak RT 009 RW 009 Kemanggisan
- Kegiatan PAUD ini merupakan kegiatan menarik yang saya ikuti. Saya diajarkan untuk berbagi ilmu pada anak-anak, belajar bersabar dalam mengajarkan materi, belajar menghargai perbedaan agama. Di tempat ini, saya merasakan ada perubahan dalam diri saya yaitu lebih bersabar dalam mengajarkan materi pada anak-anak. Saya juga dapat bersikap tegas dan adil pada anak-anak sehingga jika ada kesalahan yang dilakukan oleh satu anak, saya menegurnya dan memberikan arahan untuk tidak mengulangi perilaku tersebut. Selain itu dengan ketertarikan saya pada anak kecil, membuat saya semakin menyukai anak kecil dan lebih tertarik lagi dalam memberikan pengajaran kepada anak-anak. Saya merasakan adanya kemampuan baru dalam diri saya, yaitu memberikan pengajaran kepada anak-anak, walaupun belum secara sempurna.
- Hari ini merupakan hari terakhir kelompok saya bertugas mengajar di sekolah ini, Tidak terasa waktu sudah cepat berlalu. Selama ini secara tidak langsung kelompok kami mempelajari nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai yang terjadi di dalam program dan dilaksanakan yaitu: Sila pertama, ketuhanan yang maha esa. Hal ini saya alami ketika setiap sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, sebelum makan, sesudah makan dan sebelum pulang, anak-anak dibiasakan untuk berdoa menggunakan agama Islam. Saya sebagai orang non muslim menghargai keyakinan mereka dan ikut berdoa namun dengan kepercayaan saya pribadi. Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab. Ini terjadi selama pertemuan bahwa saya dan guru-guru saling memperlakukan satu sama lain dengan hormat, walaupun adanya perbedaan umur di antara kami. Maksudnya guru-guru disana memperlakukan kelompok kami dengan baik dan selalu menyambut kami dengan tangan terbuka. Mereka juga selalu menolong kami jika kami kesulitan dalam memberikan materi kepada murid-murid. Begitu pula dengan kelompok kami yang memperlakukan guru-guru di sana seperti dosen dan orang tua yang dhormati. Sila ketiga, persatuan Indonesia. Kami merasa adanya persatuan antara kelompok kami dengan guru-guru yaitu untuk memajukan generasi muda dengan membekali murid-murid dengan ilmu pengetahuan. Selain itu kelompok kami juga mendapatkan pelajaran bahwa generasi muda seperti kami juga dapat membantu generasi dibawah generasi kami untuk maju dengan cara seperti ini. Kami ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa, Sila keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Hal ini terjadi ketika kelompok kami berkumpul untuk bermusyawarah dengan guru-guru untuk membicarakan materi yang akan dibahas minggu depan dan lembar kerja seperti apa yang harus kelompok kami bawa sebagai tugas untuk anak-anak kerjakan.  Sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini terjadi ketika beberapa anak-anak salah memberikan warna pada sebuah gambar, seperti salah seorang murid yang memberikan warna hitam pada awan. Saya menghargai warna yang telah diberikan dan tetap saya beritahukan bahwa warna awan itu bukan hitam melainkan biru atau putih. 
- Secara keseluruhan menurut saya fasilitas sudah baik, hanya saja jika diperbolehkan toilet sebaiknya dijaga kekeringannya. Karena kebanyakkan anak-anak menggunakan kaos kaki dan jika ke toilet harus melepas terlebih dahulu kaos kakinya kemudian memakainya lagi. Itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Belum lagi jika anak-anak bisa saja terpeleset di toilet karena lantainya yang licin. Untuk jam belajar sudah cukup, mungkin jam istirahatnya yang sedikit dikurangi karena biasanya 30 menit dan akhir-akhir ini bisa mencapai 45 menit.
- Pendapat/kesan dan pesan dari yang menerima (guru-guru Taman Balita Bakti). Mereka senang karena kami perwakilan dari mahasiswa Binus dapat membantu mengajar disana. Mereka juga mohon maaf jika ada kekurangan ataupun kata-kata yang kurang berkenan kepada kami, begitu pula dengan kami. Pesan dari mereka adalah semoga kegiatan PAUD ini dapat membantu kami untuk mengembangkan diri dalam mengajarkan anak-anak. Kami juga harus belajar sabar dalam menghadapi anak-anak.
- Berikut saya lampirkan foto-foto kegiatan mengajar disana;








Community Program


Rabu, 01 April 2015

PAUD Taman Balita Bakti Pertemuan Ketiga

Shintia Wijaya, 1801375964, Rabu/1 April 2015
- PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
- PAUD Taman Balita Bakti / Jalan Sakti 1 No. 6 komplek pajak RT 009 RW 009 Kemanggisan
- Hari ini tanggal 1 April 2015 merupakan hari ketiga saya dan kelompok mengajar di PAUD Taman Balita Bakti ini. Tema pelajaran hari ini adalah Alam Semesta. Seperti biasa, saya mendapatkan murid kelas TK B. Saya dan kelompok membawa materi pelajaran sesuai dengan tema pelajaran hari ini. Kami membawa tugas berupa gambar untuk diwarnai anak-anak, yaitu gambar matahari, bulan dan bintang, pemandangan alam dan ruang angkasa.Tugas bergambarkan matahari, bulan dan bintang serta pemandangan alam dikerjakan dengan mewarnai gambar. Tugas tentang ruang angkasa, mereka harus menarik garis ke angka-angka yang berurutan sehingga membentuk sebuah gambar yaitu bintang, kemudian mereka dapat mewarnai gambar dan pola yang sudah terbentuk tadi. Saya mengira anak-anak akan bosan dan lelah dengan tugas-tugas yang kelompok kami berikan pada mereka. Namun justru mereka sangat senang dan tertarik untuk mengenal nama-nama seperti matahari, bulan, bintang. Setiap gambar saya menyarankan mereka untuk menuliskan apa nama gambar tersebut kemudian baru diwarnai sesuai keinginan mereka. Ternyata mereka masih belum dapat menuliskan apa yang ingin mereka tulis, misalnya mereka ingin menulis bintang, namun dalam menuliskannya mereka masih kebingungan. Itu merupakan hal yang wajar karena mereka masih kelas TK B. Saya menyuruh mereka menuliskan kata-kata tiap gambar dengan tujuan agar mereka mengingat-ingat nama dan bentuk dari gambar tersebut dan mereka dapat berlatih menulis juga. Sayangnya, anak-anak yang hadir hanya 9 orang, biasanya ada sekitar 13 orang yang hadir. 
- Nilai Pancasila yang diterapkan yaitu sila pertama yaitu ketuhanan yang mahaesa, karena seperti biasa setiap sebelum memulai belajar, sebelum makan, sesudah makan dan sebelum pulang, mereka harus berdoa terlebih dahulu dimana mereka menggunakan agama Islam sebagai pedomannya. Saya menghargai akan kepercayaan yang mereka yakini dan lakukan. Selanjutnya sesuai dengan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ini terlihat dari bagaimana saya dan teman saya menghargai setiap warna yang diberikan oleh anak-anak, walaupun terkadang warna itu salah. Misalnya seperti pemberian warna hijau pada awan yang dilakukan Rizki, siswa kelas TK B. Saya menghargai hasil karya Rizki dan tetap saya beritahukan bawa seharusnya awan itu diberikan warna putih atau biru. Saya juga bersikap seperti ini pada setiap murid, sehingga keadilan dapat terjadi secara merata pada murid-murid. 
- Berikut saya lampirkan foto-foto kegiatan mengajar disana:





Community Program