Selasa, 04 Juli 2017

Fasilitas di dalam Stasiun Kereta Jabodetabek Part 1

Halo semuanyaaa!
Gimana kabarnya hari ini? Semoga baik-baik semuanya yaa. 

Kali ini kita akan membahas mengenai fasilitas di dalam Stasiun Kereta Jabodetabek. Penasaran sebenernya ada apa saja di dalamnya. Yuk kita bahas.

Bukan hanya fasilitas di dalam KRL yang diperhatikan, namun fasilitas di dalam Stasiun juga perlu diperhatikan mengingat kenyamanan Stasiun menjadi faktor penting kita sebagai pengguna KRL dalam menunggu kereta datang. Beberapa fasilitas di dalam Stasiun yang sudah di rangkum adalah :

1. Tempat duduk


Tempat duduk di Stasiun Bekasi

Benda ini paling penting banget ya Commuters, apalagi kalau kereta yang ditunggu masih lama datangnya. Keberadaan benda ini dapat membantu penumpang untuk mengurangi rasa capek karena berdiri terlalu lama. Biasanya di setiap stasiun disediakan bangku panjang yang memuat 4 kursi berjejeran ke samping. 

2. Tempat Sampah


Tempat sampah di Stasiun Bekasi


Benda ini juga ga kalah penting guys! Pasalnya, mayoritas setiap orang pasti membawa sampah entah itu kertas atau pun sisa makanan dan minuman. Untuk mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan di dalam kereta, maka petugas menghimbau penumpang untuk menyimpan terlebih dahulu sampah masing-masing dan membuangnya di Stasiun tujuan akhir penumpang. Maka tidak heran jika di setiap Stasiun di sediakan tempat sampah yang bertujuan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. 

3. Petunjuk arah tujuan akhir stasiun


Petunjuk arah tujuan akhir stasiun di Stasiun Bekasi


Setiap penumpang yang baru sampai di stasiun pasti akan mencari petunjuk ini. Ya, alat ini memberikan penjelasan tujuan akhir stasiun di setiap jalur kereta. Jika kereta yang dituju belum tersedia, maka akan diberitahukan pula bahwa kereta tujuan stasiun A belum tersedia. Biasa dalam 1 jalan yang panjang terdapat 2 petunjuk arah di masing-masing jalur sebagai petunjuk arahan bagi penumpang. 


Nah masih banyak beberapa fasilitas yang disediakan di dalam setiap Stasiun. Fasilitas-fasilitas lainnya akan dibahas di blog berikutnya yaa

Tetap semangat Commuters!








Rabu, 14 Juni 2017

Kepadatan KRL Commuter Line Part 3

Halo Commuters!

Gimana kabar kalian hari ini? Semoga dalam keadaan baik-baik yaa. Hari ini kita kembali membahas mengenai kepadatan KRL Commuter Line, yang mana menjadi transportasi sahabat masyarakat Jabodetabek.

Banyak masyarakat yang penasaran, sebenernya keadaan di dalam kereta itu kayak gimana sih kalau lagi padat penumpangnya? Waaahhhh rasanya kayak masuk kandang singa, begitu buas penumpang yang berlomba-lomba masuk ke dalam kereta dan juga berlomba-lomba pula untuk bisa keluar dari kereta ketika sampai di Stasiun tujuan. Berikut adalah kondisi di dalam kereta yang padat penumpang 


Stasiun Manggarai dipenuhi Penumpang yang sedang transit

Situasi penumpang-penumpang wanita yang berebut masuk
di Gerbong Kereta Khusus Wanita

Situasi di dalam kereta

Kebayang ya gimana sesaknya di dalam kereta. Kalian bisa bayangin pada gambar ketiga, ketika kalian berada di tengah-tengah dan ingin turun, maka kalian harus segera bergeser ke arah pintu. Pintu kereta biasanya dibuka kurang lebih selama 15 detik setelah itu akan tertutup kembali secara otomatis. Maka dari itu kita harus mempersiapkan diri untuk bergeser ke arah pintu ketika Stasiun yang dituju sudah dekat. Biasanya penumpang yang berada di dekat pintu tidak mau memberikan jalan dengan turun terlebih dahulu karena mereka takut jika turun maka tidak dapat naik kembali. Biasanya pula ketika banyak yang turun di satu stasiun, maka kesempatan untuk penumpang lain berganti posisi menjadi posisi yang lebih nyaman versi mereka. Intinya kita harus gesit agar tidak terdorong oleh penumpang lain.

Jangan kapok ya Commuters untuk menggunakan KRL. 
Semangaaattt



Jumat, 09 Juni 2017

Kepadatan KRL Commuter Line Part 2

Halo semuanyaaa! 

Penasaran yaa sama lanjutan postingan sebelumnya? Kali ini kita akan melanjutkan kembali mengenai keadaan stasiun yang ramai dipenuhi penumpang KRL. Yuk kita mulai!

Berbicara soal kepadatan, pasti kalian penasaran di Stasiun mana saja dan jam berapa saja Stasiun mengalami peningkatan penumpang. Rata-rata Stasiun yang paling ramai yaitu Stasiun Transit dimana banyak orang yang berpindah jalur untuk berganti kereta. Nah biasanya itu Stasiun itu adalah Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Duri. Stasiun Duri tidak terlalu padat jika dibandingkan kedua Stasiun tersebut karena tempat yang tersedia tidak begitu luas. Kita intip dulu kepadatan penumpang di Stasiun-Stasiun tersebut. 


Stasiun Manggarai


Stasiun Tanah Abang


Biasanya untuk orang-orang yang baru menggunakan fasilitas KRL akan bertanya "Kapan ya jam-jam yang aman (sepi) untuk naik kereta?" Saya bisa bilang bahwa hampir 1 hari kereta penuh dengan penumpang, kecuali diatas jam 10 malam. Apalagi di Stasiun Manggarai yang mana menjadi pusat dari pergantian kereta menuju jalur lain (Jakarta Kota, Bekasi, dan Bogor). Hal yang harus dicatat adalah hindari jam-jam sibuk seperti jam masuk kerja (06.00-09.00) dan jam pulang kerja (16.00-20.00), sedangkan di siang hari biasanya dipenuhi oleh ibu-ibu yang membawa barang belanjaan begitu banyak menggunakan kantong plastik besar. Ga percaya? Coba lihat gambar dibawah ini


Stasiun Manggarai dari kereta Bekasi pukul 07.00 WIB




Stasiun Manggarai pukul 20.00 WIB
Iya saya tahu kalian kaget, tapi ya inilah kondisi sebenarnya di TKP. Maka dari itu disarankan buat temen-temen yang memang menggunakan KRL sebagai alat transportasinya atau buat temen-temen yang baru menggunakan KRL, lebih baik kalian coba naik jam yang paling pagi atau yang agak malam sekitar pukul 10, untuk menghindari kepadatan jumlah penumpang.


So, tetap semangat Commuters! Have a nice day!












Kepadatan KRL Commuter Line Part 1

Hai semuanya!

Kali ini kita akan membahas mengenai kepadatan KRL Jabodetabek. Masih inget sama post tentang harga tiket kereta? Yap, harga yang sangat terjangkau dan waktu yang singkat membuat masyarakat yang ingin melakukan aktivitas di tempat yang jauh dari kediamannya lebih memilih KRL sebagai alat transportasi bagi mereka. Alhasil tidak heran jika melihat kepadatan pada KRL.

Yaaa bagi pengguna KRL Commuter Line pasti sudah tidak asing mendengar banyaknya keluhan dari masyarakat terutama ibu-ibu. Panas, sempit, bau keringat, mau cepat sampai, semua sudah pasti dirasakan oleh pengguna KRL. Bagaimana tidak? Banyaknya masyarakat yang datang tidak sebanding dengan jumlah gerbong kereta yang disediakan. Lebih baik desek-desekan daripada terlambat sepertinya menjadi slogan bagi para pekerja yang menggunakan jasa KRL ini. Berikut adalah situasi ketika stasiun sedang ramai
Situasi di Stasiun Manggarai


Situasi di Staisun Tanah Abang
Baru liat 2 foto diatas aja udah merinding ya? Yap, inilah situasi Stasiun setiap harinya terutama di Stasiun Manggarai dan Stasiun Tanah Abang. Pasalnya kedua Stasiun ini merupakan stasiun Transit untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kereta yang berbeda.

"Bisa masuk gak bisa keluar", adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan situasi tersebut. Jika berada pada barisan paling depan, kita bisa masuk ke dalam kereta dengan mudah. Namun belum tentu kita bisa segera keluar di stasiun yang kita tuju. Butuh ekstra tenaga untuk menerobos kuatnya pertahanan orang-orang di dalam kereta yang kekeuh berdiri di tempat tersebut,

Masih penasaran dengan kepadatan-kepadatan selanjutnya? Tenang, saya akan post kembali di blog selanjutnyaa! 

Tetap semangat Commuters! Have a nice day!

Kamis, 01 Juni 2017

Jadwal Baru Perjalanan KRL

Halo semuanyaaa!

Kali ini saya akan membahas tentang Jadwal atau Rute baru perjalanan KRL. Sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh dengan rute sebelumnya, hanya beberapa perpanjangan stasiun dan jam perjalanan. Buat kalian yang biasanya menggunakan KRL tapi belum tahu tentang peraturan ini, yuk kita simak dulu 

Terhitung sejak tanggal 1 April, PT KCJ (Kereta Commuter Jabodetabek) menerapkan aturan baru mengenai rute KRL. Hanya beberapa saja yang berubah yaitu kereta dari Bekasi ke Jakarta Kota akan dialihkan melewati Pasar Senen, Kemayoran, Kampung Bandan, baru menuju Jakarta Kota. Namun jangan khawatir karena kereta dari Bekasi menuju Jakarta Kota lewat Manggarai, Cikini masih tetap ada. Hanya saja waktunya yang berubah. Selain itu saat ini kereta juga sudah tersedia lebih pagi yaitu pukul 04.30 WIB. Jadi jangan khawatir untuk teman-teman yang ingin berangkat lebih pagi karena KRL sudah tersedia. Berikut adalah jadwal pemberangkatan KRL dari stasiun Bekasi :





Keterangan :

Hijau      : Kereta arah Bekasi - Jakarta Kota via Jatinegara, Pasar Senen
Putih     : Kereta arah Bekasi - Jakarta Kota via Manggarai, Cikini
Kuning : Kereta arah Bekasi - Manggarai (Feeder)

Alasan mengapa diatur rute Bekasi - Jakarta Kota via Pasar Senen yaitu untuk menghindari kepadatan di stasiun Manggarai pada jam-jam padat. Setidaknya dapat mengurangi antrean di stasiun Manggarai. 

Feeder adalah sebutan bagi kereta yang menuju stasiun tertentu (bukan stasiun tujuan akhir) kemudian kembali ke stasiun awal. Stasiun feeder yang sering dilaksanakan yaitu dari tujuan Bekasi ke Manggarai untuk mengangkut penumpang lebih banyak di jam-jam sibuk. Feeder juga pernah dilakukan untuk tujuan Sudirman, Karet, Tanah Abang sampai Duri. Biasanya Feeder berasal dari Dipo (tempat akhir kereta).

Selain itu, PT KCJ juga membuat aturan bahwa stasiun Angke kali ini dilakukan pemberhentian. Biasanya stasiun Angke hanya dilewati saja, sekarang sudah dapat dilakukan untuk naik dan turun penumpang. Hal yang paling dinanti juga adalah untuk tujuan Rangkas Bitung sekarang sudah tersedia. Anda dapat naik kereta di stasiun Tanah Abang di jalur 5 atau 6 dengan tujuan Rangkas Bitung. Biasanya kereta di jalur 5 atau 6 paling jauh hanya Parung Panjang namun sekarang sudah diperpanjang hingga Rangkas Bitung. 

Menurut pendapat saya, aturan ini awalnya membingungkan karena informasi yang dipahami warga berbeda dengan yang sebenarnya. Warga mengira bahwa seluruh perjalanan KRL mengalami perubahan, nyatanya tidak. Namun beruntunglah bahwa pada hari H, semua berjalan dengan lancar karena pihak PKD atau petugas KRL dengan sabar menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari penumpang. 

Namun jangan khawatir Commuters, kalau kalian membaca baik-baik peta dan mendengarkan arahan dari petugas, pasti kalian akan paham dengan rute kereta yang sekarang. Selamat mencoba Commuters!

Jumat, 07 April 2017

Komunitas Vespa

Komunitas          : Komunitas Vespa
Username IG     : Vespapora.id

Transportasi selalu berkembang dari waktu ke waktu. Dimulai dari yang disebut “Jadul” sampai dengan “Kekinian”. Adanya transportasi memudahkan masyarakat dalam  mengantarkan ke tempat tujuan mereka.  Kali ini kelompok saya membahas mengenai komunitas Vespa, salah satu kendaraan “jadul” yang sempat booming di era 60’an. Komunitas Vespa yang kelompok saya amati yaitu Vespapora.id.

Pada Instagram tersebut, saya mengamati aktivitas di dalam media sosial tersebut. Rata-rata aktivitas yang terlihat yaitu me-repost atau meng-upload ulang post milik orang lain. Pada bulan November terdapat kata kunci #vespaindonesia #vespa #vespajogja #vespamedan #vespajakarta #komunitasvespa #vespagram #vespapora. Kata kunci inilah yang menjadikan post setiap orang akan di repost kembali oleh akun Vespapora ini. Motif dari setiap aktivitas repost ini aalah mendukung untuk mengendarai dan memodifikasi vespa serta melestarikan tranportasi jadul. Kebiasaan me-repost ini dilakukan untuk setiap post yang dilakukan oleh member komunitas ini, contohnya admin Vespapora me-repost design atau modifikasi vespa yang unik. Vespa yang unik ini di design sedemikian rupa oleh para pencinta vespa kemudian men-tag foto tersebut pada akun Vespapora.id. Rules yang diterapkan pada akun Vespapora tentunya followers yang ingin di-repost foto unggahannya harus menyukai vespa, memiliki kendaraan vespa kemudian membuat hashtag mengenai vespa. Nilai yang dianut adalah nilai kebudayaan dimana vespa sebagai alat tranportasi jaman dahulu tetap dilestarikan dan tidak kalah designnya dengan motor-motor keluaran terbaru.

Pada bulan Desember, kata kunci yang terdapat di hampir setiap post adalah #vespasolidarity #nstavespa #vespaindonesia #infovespa #vespagirl #scooter. Ternyata ada juga pencinta vespa yang berasal dari kalangan perempuan. Untuk motif di bulan ini lebih kepada mengumpulkan followers-followers di Indonesia untuk bersama-sama meng-explore kota menggunakan vespa. Kebiasaan comment yang sering terlihat pada bulan ini adalah mengunggah daily quotes secara rutin dari followers atau member Vespapora.id. Daily quotes ini dapat membantu member lain untuk menjalani hari-hari dengan penuh syukur.

Terakhir di bulan Januari, kata kunci yang terlihat yaitu #vespagram #vespaworld #vespaclassic #vespalovers #vespastyle #vespanesia dan #naikvespayuk. Setiap repost yang dilakukan hampir sama dengan bulan November yaitu tentang modifikasi vespa terunik, foto pemilik vespa dengan vespa kesayangannya. Terkadang pada postingan si followers yang di repost oleh akun Vespapora.id, bagian caption diisi dengan kata-kata manis atau buaian yang dihubungkan dengan vespa. Misalnya : “Ada yg bisa dibantu, neng??? Iyaa!!! Boleh abang yg gantiin jd Vespanya??? *mauuu”, #Respost @nitawidya18 with @repostapp aku +kamu= bahagia #vespapx #vespaselfie #vespagram #vespagraphy #vespaporaid #vespapora #vsprabe #vespa #vespaindonesia #vespisti #vespaworld #scooterist. Untuk bagian rules dan nilai di setiap bulannya sama.

Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah komunitas Vespa ini sangat positif. Terbukti dari setiap comment yang diperlihatkan begitu positif tanpa mengandung SARA atau menjelek-jelekkan orang lain. Komunitas ini juga semakin diperkuat dengan adanya kreativitas dari followers-followers yang mengunggah design vespanya untuk memberikan inspirasi bagi member-member lainnya. Komunitas seperti ini sangat diperlukan di Indonesia untuk mengembangkan budaya Indonesia dan menampung kreativitas anak-anak Bangsa.



Hidup Indonesia!

Senin, 03 April 2017

KRL Facilities Part 2

Hai semuanyaaa! 
Udah baca post yang kemarin belum? Post kali ini adalah lanjutan dari post yang sebelumnya, yaitu tentang KRL Facilities. Di post sebelumnya, ada banyak ya fasilitas yang disediakan oleh PT. KAI. Nah sekarang adalah lanjutan fasilitas yang kalian perlu tau juga. Yuk simak dibawah ini : 

1. AC

Jaman dulu, sudah ada juga kereta listrik (KRL) tapi anginnya alami yaitu dari pintu dan jendela kereta. Sekarang KRL sudah ber-AC. Penumpang jangan takut ngerasa kepanasan, karena di setiap gerbong sudah disediakan AC. So, don't worry guys!



2. Peta

Kalo kalian lihat baik-baik bagian atas pintu masuk / keluar, disitu tertera peta yang menjabarkan rute KRL Jabodetabek. Beralih ke bagian bawah peta terdapat informasi mengenai tata cara penggunaan tiket dengan benar untuk menghindari pinalti / suplisi. Kemudian, di bagian tengah pintu juga terdapat aturan-aturan KRL seperti yang sudah dibahas pada post "KRL Rules". Penempatan peta, informasi tentang tiket dan aturan juga merupakan fasilitas yang disediakan bagi penumpang agar memahami jalur yang akan ditempuh, paham akan penggunaan tiket dan tetap mengingat aturan yang diterapkan. 





3. Tombol Darurat

Dalam melakukan perjalanan, kita tidak bisa memprediksi kapan terjadinya kecelakaan. Tentu kita selalu berusaha menghindari kecelakaan. Namun ketika sesuatu terjadi di dalam transportasi umum, langkah pertama yang harus dilakukan oleh penumpanga adalah memberitahukan pengemudi. Sama halnya dengan KRL. Ketika sesuatu terjadi di dalam kereta, maka harus segera diberitahukan kepada masinis agar segera dapat diatasi. Tombol darurat berada di setiap gerbong, di sebelah pintu tepatnya, Ketika tombol ditekan maka akan langsung terhubung dengan kabin masinis dan lampu peringatan akan menyala





4. Speaker 

Fasilitas ini juga disediakan di setiap gerbong. Petugas KA akan menginformasikan melalui speaker  mengenai arah tujuan kereta, pemberitahuan stasiun selanjutnya sehingga penumpang tidak salah turun, reminder untuk selalu menjaga barang bawaan dan tiket, serta aturan jika kereta mengalami gangguan (apa saja yang harus dilakukan dan alat-alat apa saja yang mendukung evakuasi). 



sumber : krl.co.id



5. Tuas pintu 

Tuas pintu ini adalah alat yang disebut oleh speaker untuk membuka pintu dalam keadaan darurat. Caranya adalah dengan memutar tuas dalam 1 kereta secara manual. Putar tuas di bawah kursi penumpang untuk membuka pintu dan keluar perlahan-lahan sambil melihat keadaan sekitar kereta. Tindakan ini harus sesuai dengan arahan petugas. Jika kereta dalam keadaan tidak darurat dan membuka pintu secara paksa, maka akan membahayakan penumpang lain. 




Itu dia fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pihak KRL. Sebagai penumpang, tentu kita harus menjaga fasilitas yang disediakan dan tetap menaati peraturan yang ada. 

Selamat menikmati fasilitas KRl guys